News

Pramono Anung Tak Bisa Tidur Setelah Persija Kalah dari Arema FC, Ini Alasannya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini mengungkapkan betapa berdampaknya kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC pada 8 Februari lalu terhadap emosinya. Dalam acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi, Pramono berbagi bahwa setelah pertandingan tersebut, ia bahkan mengalami kesulitan tidur. Kekalahan tim kebanggaan Ibu Kota dengan skor 0-2 itu rupanya membuatnya merasa tertekan dan terhubung dengan banyak penggemar yang merasakan hal yang sama.

Merasa Terhubung dengan Persija

Pramono Anung menyadari bahwa banyak orang menganggapnya terlalu terlibat dalam urusan Persija. Di hadapan para tamu di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, ia mengakui kritik tersebut. “Saya sekarang ini dikritik dianggap Gubernur terlalu ngurusin Persija. Ya masa saya ngurus yang lain? Ya pasti Persija saya urusin,” ungkapnya dengan nada yang mencerminkan kecintaannya terhadap tim. Ini menunjukkan betapa pentingnya Persija bagi Pramono, tidak hanya sebagai sebuah klub, tetapi juga sebagai bagian dari identitas Jakarta.

Kekecewaan yang Mendalam

Setelah pertandingan melawan Arema, perasaan kecewa itu tidak hanya dirasakan oleh para penggemar, tetapi juga oleh Pramono. Ia bahkan melontarkan guyonan tentang bagaimana kekalahan tersebut menguras emosinya. “Kemarin kalah 2-0 lawan Arema aja enggak bisa tidur saya. Saya kalau udah kalah Persija ketemu Diky, Ketua Jakmania, aduh, sebel banget tuh,” ceritanya sambil tersenyum. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia seorang gubernur, ia tetap bisa merasakan kekecewaan yang sama seperti penggemar lainnya.

Menyikapi Kekecewaan dengan Optimisme

Kekalahan dalam pertandingan tentu saja bisa menjadi momen yang sulit, tetapi Pramono memilih untuk melihatnya dari sisi positif. Ia berharap timnya bisa belajar dari setiap pertandingan, baik yang menang maupun kalah. Dengan cara ini, ia mengajak semua pihak untuk tetap mendukung Persija dan percaya bahwa tim bisa bangkit kembali. “Kita harus tetap optimis, setiap kekalahan adalah pelajaran,” tambahnya.

Practical Insights

2. **Belajar dari Pengalaman**: Setiap kekalahan bisa menjadi pelajaran berharga untuk perbaikan di masa depan.
3. **Komunitas yang Solid**: Keterhubungan antara penggemar dan pemerintah, seperti yang ditunjukkan oleh Pramono, dapat menciptakan rasa kebersamaan yang kuat dalam mendukung suatu tim.

Kesimpulan

Kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC bukan hanya sebuah hasil pertandingan, tetapi juga mencerminkan bagaimana olahraga dapat membangkitkan emosi dan rasa kebersamaan di antara penggemar dan pemimpin daerah. Pramono Anung, sebagai Gubernur DKI Jakarta, menunjukkan bahwa ia tidak hanya peduli terhadap kebijakan publik, tetapi juga terhadap kesejahteraan emosional masyarakatnya, yang dapat terpengaruh oleh hasil tim kesayangan mereka. Mari kita dukung Persija dengan semangat, karena setiap pertandingan adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar.

Related Articles

Back to top button